
Seperti diprediksi sebelumnya, penampilan salah satu band punk-rock paling besar di Indonesia, Superman Is Dead, sangat ditunggu oleh publik Bali.
Sebagai band lokal yang punya kualitas, tidak mengherankan bila kehadirannya di Simpati Stage A Mild Live Soundrenaline 2007 "Sounds of Change" Bali siang tadi mampu menyedot ribuan massa untuk berkumpul.
Bobby "Cool", Eka "Rock" dan Jerinx datang ke panggung dengan menunggangi sepeda ala moge Harley Davidson, atau biasa disebut sepeda lowrider, sekaligus diikutsertakan ke atas panggung.
Ketiga pemuda yang tubuhnya dipenuhi tattoo ini tampil trengginas dengan lagu-lagu hitsnya seperti "Bangkit dan Percaya", "Year of Danger" dan "Bukan Pahlawan" yang selalu dibarengi dengan koor para penonton.
Jerinx sang drummer, pada lagu "Lady Rose" maju kedepan panggung untuk mengambil alih microphone dari Bobby "Cool". Lagu yang terinspirasi dari band Social Distortion ini dibawakan untuk menunjukan kecintaan SID terhadap bumi pertiwi ini dari serangan global warming. Pada penampilan kali ini, SID dibantu oleh gitaris dari Sucidal Sinatra, Leo.
Untuk mengusung tema "Sounds of Change", Superman Is Dead sempat mengkampayekan gerakan pelestarian lingkungan. Pemanasan global yang sedang gencar diisukan oleh publik dunia juga diangkat oleh SID, namun mereka lebih menitikberatkan kepada kelestarian alam Bali yang semakin tercemar.
Dibawanya sepeda lowrider keatas panggung juga bukan sekedar untuk gaya-gayaan, mereka ingin mensosialisasikan penggunaan sepeda sebagai alat transportasi di pulau dewata ini sebagai pengganti kendaraan bermotor yang sudah mulai mencemari udara Bali
No comments:
Post a Comment